Horas Ma di hita sude Parmatiti Napuran tano-tano rangging marsiranggongan, Badan ta i padao-dao, tondita i marsigomgoman.
 

parmatiti parmatiti Author
Title: FELICIA LUMBAN GAOL - Bona Taon Lumban Gaol
Author: parmatiti
Rating 5 of 5 Des:
Tuhan tak pernah janji langit selalu biru. Tetapi Dia berjanji selalu menyertai. Demikianlah lagu Jangan Pernah Menyerah, lagu yang dig...

Tuhan tak pernah janji langit selalu biru. Tetapi Dia berjanji selalu menyertai. Demikianlah lagu Jangan Pernah Menyerah, lagu yang digubah Edward Chen tersebut mengalun dari mulut balita, 5 tahun, Felicia Lumban Gaol di perhelatan pesta budaya Bona Taon Pomparan Ni Raja Lumban Gaol Se-Jabodetabek, di Gedung Mulia, Jakarta Timur, pada Minggu, (19/1/20). Di usianya yang masih kanak-kanak, Felicia mampu “menghipnotis” mengajak orang dewasa merenung bahwa di hidup ini, apapun situasinya tak boleh putus asa.

Felicia, putri pertama dari dua bersaudara, pasangan Rigson Herianto Lumban Gaol dan Nurita boru Siringoringo ini, lahir di Bekasi, 19 Maret 2014 lalu. Gadis cilik yang selalu aktif di sekolah minggu, belum pernah mengikuti latihan vokal, dirinya belum TK, baru mulai sekolah Bimba AIUEO di sekitar rumahnya di Perumahan Panorama Wanasari, Cibitung. Di Sekolah Minggu HKBP Sumber Jaya Tambun, Felicia tak pernah malu-malu bernyanyi bila disuruh kakak sekolah minggu-nya untuk bernyanyi di depan teman seusia dan kakak kelasnya.

Sesungguhnya, dari genetika keluarga Felicia tak ada darah penyanyi di keluarganya. Namun itulah rahasia Tuhan, masing-masing setiap orang diberikan talenta, tinggal bagaimana seseorang mengasah talentanya. Faktanya orang-orang yang hebat, para publik pigur adalah orang-orang yang sejak muda telah menemukan talentanya dan mengasahnya sampai purna. Talenta manusia ibarat mutiara yang masih terbungkus dalam cangkak, harus dibuka dan dibersihkan dan diasuh hingga menemukan kemilauannya.

Felicia jelas punya talenta, tinggal bagaimana orangtua mengarahkannya, sebagaimana kesaksian orangtuanya, sejak bayi, Felicia sudah “gartip” alias cerewet ala anak-anak, dan suka meniru lagu dari yang ditontonnya di televisi dan youtobe. Sejak umur tiga tahun sudah aktif, sering-sering beryanyi. Melihat itu, orangtuanya membiasakannya untuk percaya diri dengan melatih tampil di depan banyak orang, mulai dari menghibur parsahutaan, perkumpulan warga Batak di sekitarnya dan tentu bernyanyi di gerejanya. Untuk melatih diri, kepercayaan diri, Felicia sudah puluhan kali tampil di depan umum. Namun kali pertama beryanyi di depan ribuan orang tentu baru di Bona Taon Lumban Gaol Se-Jabodetabek, itu.

Banyak orang memuji keberaniannya, sebagai bocah, Felicia sudah bagus mentalnya berani tampil percaya diri di depan umum. Tentu, vokalnya harus dilatih terus untuk makin mumpuni, berkarakter. Saat melihat performa Felicia tampil di depan ribuan orang, banyak keturunan Lumban Gaol saat itu yang bangga dan simpati akan keberanian bocah yang masih balita ini. Tentu dibutuhkan peran orangtua agar peka dan sungguh-sungguh memberi perhatihan khusus dengan mengarahkannya, dan mendidik nilai-nilai budi baik di rumah untuk modal mentalnya di masa yang akan datang, karena perjalanan Felicia masih panjang.

Lirik: Jangan Pernah Menyerah

Tuhan tak pernah janji

langit selalu biru.

Tetapi Dia berjanji

selalu menyertai.

Tuhan tak pernah janji

jalan selalu rata.

Tetapi Dia berjanji

berikan kekuatan.

Jangan pernah menyerah

jangan berputus asa.

Mujizat Tuhan ada

saat hati menyembah.

Jangan pernah menyerah

jangan berputus asa.

Mujizat Tuhan ada

bagi yang setia dan percaya.

Sumber : Suaratapian.com

Tentang Penulis

Boa""

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Top