Horas Ma di hita sude Parmatiti Napuran tano-tano rangging marsiranggongan, Badan ta i padao-dao, tondita i marsigomgoman.
 

parmatiti parmatiti Author
Title: Air Kehidupan
Author: parmatiti
Rating 5 of 5 Des:
Di kehidupan ini kita tak hanya perlu mengasuh fisik, lebih dari itu juga mengias fisikis. Sudah tentu haus oleh fisik perlu dipenuhi aga...

Di kehidupan ini kita tak hanya perlu mengasuh fisik, lebih dari itu juga mengias fisikis. Sudah tentu haus oleh fisik perlu dipenuhi agar tak hidrasi. Haus berarti ada kehausan yang sangat, terasa ada kering kerongkongan dan ingin minum. Lagi, rasa haus adalah reflek fisik oleh karena membutuhkan cairan yang dibutuhkan daging. Mekanisme ini yang diolah hipotalamus, kerantin otak yang terdiri dari sejumlah nukleus, dan berbagai fungsi yang sangat peka yang mengatur glukosa dan suhu tubuh. Artinya, hipotalamus pusat kontrol autonom di dalam pikiran mengingatkan akan mengisi kekurangan cairan.
Tetapi, lebih dari kehausan fisik, Kitab Suci menyebut, berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran karena mereka akan dipuaskanNya. Sebab ada rongga kosong di diri, jiwa kita yang kosong, hanya Dia yang sanggup mengisi dan memberi kepuasan batin, haus air kehidupan.
Tak ada kuasa yang lain di luar Dia yang sanggup memenuhi kehausan rongga kosong itu. Karenanya, kita diminta terus untuk selalu menimba air itu jika kehausan air kehidupan. Jiwa yang haus, ada rongga yang kering di jiwa, secara nurani memperkenalkan kita akan lebih dalam lagi tentang Dia, sumber air kehidupan.
Sebagaimana Daud menyadari kehausan mengenalNya, ingin mengenal lebih dalam, menyadari dirinya seperti rusa yang haus air sungai kehidupan. Demikian juga kita mesti senantiasa harus terus haus air kehidupan, mengoreksi akan kerinduan hati kita, apakah jiwa kita masih terus pada kehausaan batin akan Dia, atau tidak? Diri yang senantiasa haus akan Dia, sudah pasti mencari perjumpaan dengan Dia, sebab jiwa yang selalu haus akan Dia, selalu menjaga persekutuan denganNya. Itulah yang dinamakan menjaga Persekutuan dengan sumber air kehidupan. (Hojot Marluga)

Tentang Penulis

Boa""

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Top