Horas Ma di hita sude Parmatiti Napuran tano-tano rangging marsiranggongan, Badan ta i padao-dao, tondita i marsigomgoman.
 

parmatiti parmatiti Author
Title: Letkol GA Manullang - ( Hojot Marluga)
Author: parmatiti
Rating 5 of 5 Des:
#Tokoh yang dilupakan Sepuluh tahun lalu, saya sudah mencoba menulis Letkol GA Manullang, dengan nama lengkap Gustav Adolf Manullang di ...
#Tokoh yang dilupakan

Sepuluh tahun lalu, saya sudah mencoba menulis Letkol GA Manullang, dengan nama lengkap Gustav Adolf Manullang di blog yang saya kelola ensiklopedia tokoh batak. Tetapi belum ada data yang saya miliki. Di kampung saya di Humbang Hasundutan namanya sebagai nama jalan besar terpampang. Tetapi, sekarang keyakinan menulisnya tuntas makin yakin, karena sudah wawancara dengan ahli warisnya.

Letkol GA Manullang meninggal di umur masih muda sekali, 32 tahun. Meninggalkan istri, dan sepasang anak yang masih belia, 2, 5 tahun dan 6 bulan. Dia wafat ketika ikut memimpin rombongan Garuda III ke Kongo, salah satu kawasan di Afrika. Sebelumnya, Letkol GA Manullang juag ikut Garuda I ke Mesir dan Garuda II ke Amerika. Di bala bantuan militer ke Kongo, Letkol GA Manullang meninggal. Naas saat dia hentak melewati tembak menembak antara pemberontak Kongo dengan militer, dia posisi di tengah hutan belantara membawa mobil Jeep. Jalan berbatu2 sementara stir mobil yang dikendarainnya lepas. Akhirnya,  dia terpaksa meloncat sebelah kiri, karena stir posisi sebelah kiri. Tetapi, saat itu pemberontak menembaknya, dan tak berapa lama suara ranjau meleduk, persis disebelah Letkol GA Manullang.

 Badannya hancur. Cerita ini diperoleh keluarga dari sopir yang juga turut semobil dengan Letkol GA Manullang. Dua minggu setelah berita meninggalnya GA Manullang di Kongo, oleh PBB baru bisa mengurus jenasahnya ke Jakarta.

Sesampainya di Jakarta, sebelum dimakamkan di Makam Pahlawan Kalibata, jasadnya disemayamkan di rumah mertuanya, mantan menteri Soekarno, Dr Ferdinand Lumban Tobing.

 Tak banyak yang tahu bahwa dia berasal dari desa Matiti, Dolok Sanggul. Kariernya adalah Komandan Yon Kavaleri 7. Letkol GA. Manulang, gugur di Kongo dalam pasukan Kontingen Garuda III, dia dikirim ke Kongo pada 1962. Konga III berada di bawah misi UNOC dan dipimpin oleh Brigjen TNI Kemal Idris dan Kol Inf Sobirin Mochtar.KONGA III terdiri atas 3.457orang dipimpin oleh Brigjen TNI Kemal Idris, kemudian Kol. Sabirin Mochtar.KONGA III terdiri atas Batalyon 531/Raiders, satuan-satuan Kodam II/Bukit Barisan, Batalyon Kavaleri 7, dan unsur bantuan tempur. Seorang Wartawan dari Medan, H.A. Manan Karim (pernah menjadi Wkl. Pemred Hr Analisa) turut dalam kontingen Garuda yang bertugas hingga akhir 1963. Menteri/Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani pernah berkunjung ke Markas Pasukan PBB di Kongo (ketika itu bernama Zaire) pada tanggal 19 Mei 1963. Sesungguhnya, oleh karena kecerdasan dan kemampuannya di atas rata-rata, maka dia sudah disiapkan calon pemimpin tentara masa depan. Itu sebabnya A.H Nasution menjadikannya Ajudan. Maka sebelum berangkat mengiringi rombongan Kontigen Garuda ke Kongo, sebagai ajudan A.H Nasution,  dirinya diganti Pierre Tandean, yang menjadi martir di masa Gestapu.

Hojot Marluga

Tentang Penulis

Boa""

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Top