Horas Ma di hita sude Parmatiti Napuran tano-tano rangging marsiranggongan, Badan ta i padao-dao, tondita i marsigomgoman.
 

parmatiti parmatiti Author
Title: Renungan Memasuki Tahun Baru 2018
Author: parmatiti
Rating 5 of 5 Des:
Oleh: Christian T Hari ini adalah hari pertama kita memasuki tahun yang baru 2018. Kita patut bersyukur kepada TUHAN karena telah dan ...


Oleh: Christian T

Hari ini adalah hari pertama kita memasuki tahun yang baru 2018. Kita patut bersyukur kepada TUHAN karena telah dan bisa memasuki tahun yang baru ini mengingat banyak diantara kita; kerabat, teman, partner bisnis dan kerja, dan rekan sepelayanan yang tidak bisa masuk dan selain daripada itu mungkin kita memasuki tahun yang baru ini dengan masih membawa segudang masalah, cita-cita, harapan dan tujuan belum tercapai atau belum sesuai harapan dan keinginan.

Belum lagi situasi politik dan ekonomi baik di dalam negeri maupun global yang tidak pasti. Banyak prediksi yang mengatakan bahwa tahun ini dan tahun-tahun mendatang dunia tidak semakin baik,ancaman bencana alam, epidemi, krisis ekonomi dan ancaman peperangan khususnya pasca pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibukota Israel, perkembangan di semanjung Korea yang semakin memanas, dan resiko aksi teroris yang masih berlanjut, dan sebagainya.

Pendek kata masih segudang masalah yang masih terbawa dan bahkan bukan akan terselesaikan, tetapi justru semakin ruwet dan keruh dan ditambah lagi masalah-masalah baru yang tidak tertutup kemungkinan lebih berat dan parah. Khusus kita menyoroti situasi dalam negeri yang tahun ini akan menyelenggarakan pilkada serentak dan terkait dengan itu dilanjutkan dengan pemilu nasional tahun berikutnya. Situasi ini mau tidak mau, dan suka tidak suka akan membawa dampak kepada perekonomian dan kelanjutan agenda pembangunan karena harus menunggu lagi kestabilan politik dan hadirnya pemimpin dengan kebijakannya yang baru dan berbeda dengan kebijakan pemimpin yang lama.

Di tengah realitas ini, bagaiman kita seharusnya dan selayaknya bersikap. Apakah kita akan tetap larut dan berputar-putar pada masalah yang yang sama yang tidak terselesaikan dan bahkan tidak akan pernah selesai dan kemungkinan tambah parah jika dipikirkan dan dilanjutkan terus pada tahun ini. Bukan sebaiknya kita mencari alternatif baru, inovasi baru, dan jikalau harus meninggalkan tanpa sisa semua problem tersebut diatas. Bukankah sebaiknya kita fokus pada hal-hal yang mendatang sambil mengingat akan kebaikanTuhan selama ini dan kita tetap mempercayai bahwa Allah tetap menyertai kita dan tetap akan menyertai kita.

Sumber : http://www.suarakristen.com/2018/01/01/renungan-memasuki-tahun-baru-2018/

Tentang Penulis

Boa""

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Top